Masuk/Daftar

Share :
Jadikan Favorit
Jadikan Favorit

Kitab Para Pencari Kebenaran

-20%
OFF
0 ulasan pelanggan
0 Terjual

Rp60.000

-20% OFF
Pengiriman
Gratis Ongkir DKI Jakarta & Depok
outofstock

Yah Habis!

Stok habis

Beli Sekarang!

100% Garansi

Dapatkan barang pesananmu atau uang kembali.
SUPER DEAL!
10% OFF
Pengguna Baru!
claim
Subsidi Ongkir 5000
ZAHRAONGKIR
Min.Blnja 100000
claim
Cash Back 2.5%
ZAHRACASHBACK25
Min.Blnja 50000
claim
Subsidi Ongkir 8000
ZAHRAONGKIR2
Min.Blnja 150000
claim
Cash Back 5%
ZAHRACASHBACK50
Min.Blnja 200000
claim
SPESIFIKASI PRODUK

Additional information

Berat341 gram
Dimensi23 × 15 × 1,4 cm
ISBN

9786237327219

Penulis

Penerbit

Halaman

324

Tahun

2019

Cover

Soft Cover

Kertas

Bookpaper

DESKRIPSI SINGKAT

Apa saja isi buku ini?

  • Terdiri dari 43 pembahasan
  • Hakikat tasawuf secara umum
  • Makna tiap-tiap istilah dalam tasawuf
  • Penjelasan sifat-sifat Allah
  • Mengenal rekayasa dan tipu daya setan
  • Hakikat ilmu dan keutamaannya dalam Islam
  • Sifat-sifat yang wajib dimiliki para salik

Apa keunggulan buku ini?

  • Referensi penting ilmu tasawuf
  • Menjelaskan tahapan yang harus dilalui para salik dalam menempuh jalan tasawufnya
  • Diterjemahkan oleh ahli yang telah sering menerjemahkan kitab-kitab tasawuf
  • Disunting sesuai dengan kebutuhan pembaca, baik pembaca yang khusus maupun pembaca umum
  • Dikemas dengan gaya modern namun tetap menampilkan kesan klasik pada buku ini
SINOPSIS BUKU

KITAB PARA PENCARI KEBENARAN – Allah adalah kesejatian tertinggi dalam kehidupan ini. Melalui kitab ini, Imam al-Ghazali menuntun kita mencapai hadirat tertinggi itu. Tak tanggung-tanggung, Syekh Abdul Qadir al-Jailani, Ibnu Arabi, Ibnu ‘Athaillah as-Sakandari dan sederet ulama besar lain berpegang pada karya sang Hujjatul Islam ini.

Sebagai pembaca, kita tak perlu ragu akan ketajaman berpikir dan kedalaman ilmu Imam al-Ghazali. Beliau adalah tokoh yang pemikirannya masih sangat relevan hingga saat ini. Pada masanya, dirinya selalu menjadi rujukan soal hukum-hukum Islam. Bahkan, dirinya sempat menduduki posisi tertinggi dalam sebuah lembaga keilmuan yang sangat disegani.

Ketinggian ilmu dan kelembutan jiwa Imam al-Ghazali membuatnya disebut sebagai pewaris yang utama kenabian setelah Nabi Muhammad saw. “Jika ada Nabi setelah Nabi Muhammad, maka Imam al-Ghazali lah orangnya.” Begitu ungkap Taqiyuddin as-Subki, salah satu ulama mazhab Syafi’i.

Konon, setiap 100 tahun, lahir seorang pembaharu dalam Islam. Jika melihat kiprah Imam al-Ghazali ini, rasanya tak berlebihan jika pembaharu itu adalah Imam al-Ghazali. Beliau adalah sosok ulama yang senantiasa konsisten dalam menjalani laku spiritual dalam hidupnya.

Meneguk khazanah ilmu dalam buku ini serasa melewati taman-taman kebenaran yang penuh hikmah. Lantas kesadaran tertinggi seorang hamba tertanam dalam jiwanya. Maka hanya tersisa kebenaran yang tertinggi, yaitu Allah sang Mahasejati.

 

Siapa penulis buku ini?

  • Ditulis oleh ulama klasik yang paling dihormati
  • Buah pikirnya selalu menarik untuk dikaji, bahkan masih sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan modern
  • Beliau adalah pengarang kitab `Ihya ‘Ulumuddin, sebuah kitab babon yang wajib dibaca oleh semua santri
  • Karya Imam al-Ghazali merupakan referensi wajib dibaca untuk mengenal pemikiran Islam yang kaya akan nilai intelektualitas

 

Quotes:

  • “Barang siapa membiasakan diri mengikuti adab-adab sunah maka Allah menerangi hatinya dengan cahaya makrifat.”
  • Barang siapa menyia-nyiakan hikmah waktunya, ia adalah orang bodoh; barang siapa gegabah dengan waktunya, berarti ia orang yang lalai; siapa pun yang mengabaikan
  • “Posisi ijtihad terhadap suluk seperti posisi istinja terhadap wudhu. Jadi, barang siapa tidak beristinja berarti tidak memiliki wudhu. Dan siapa pun yang tak memiliki wudhu, maka shalatnya tidak sah.”
  • “Barang siapa jatuh ke dalam lautan tauhid, maka dari waktu ke waktu ia akan semakin haus.” (Al-Junaid)
  • “Allah memiliki dua pasukan tentara; satu tentara bisa dilihat dengan mata, dan satu lagi hanya bisa dilihat dengan mata hati. Hati berlaku sebagai raja, sedangkan tentara-tentara tersebut berlaku sebagai pelayan dan pendukung.”
  • “Mabuk karena Allah adalah melihat sifat-sifat Allah, menikmati apa yang datang dari-Nya, dan merasakan kelezatannya.”
  • “Hakikat kedekatan adalah merasakan segala sesuatu dengan hati serta damainya nurani bersama Allah swt.”

FAQ (FREQUENLY ASKING QUESTIONS)

A. Bagaimana cara membaca buku ini?

Q. Buku ini sebaiknya dibaca dengan teliti dan penuh perenungan. Jika mengalami kesulitan dalam membaca buku ini, sebaiknya bertanya kepada ahli atau merujuk ke bacaan lain yang dapat menunjang pemahaman mengenai buku ini.

A. Apa kak tasawuf ada dalam Islam?

Q. Tasawuf bisa disebut sebagai cara menyucikan jiwa manusia dari sifat-sifat hati yang buruk. Perintah untuk menjaga hati atau menyucikan jiwa itu jumlahnya banyak. Baik dalam Quran maupun hadis. Maka, tasawuf ada dalam Islam.

 

A. Apakah pentingnya mempelajari tasawuf?

Q. Tanpa melalui jalur tasawuf, sulit bagi manusia untuk menyucikan hati dan membersihkan jiwa. Jika dunia ini fana, maka kefanaan itu bisa terlihat dengan jelas melalui tasawuf. Maka ilmu ini sangat penting dipelajari bagi segenap umat Islam.

ULASAN PELANGGAN

Ulasan

Belum ada ulasan.

Hanya pelanggan yang sudah login dan telah membeli produk ini yang dapat memberikan ulasan.

Kitab Para Pencari Kebenaran

Rp60.000

outofstock

outofstock

Stok habis

Masuk

--- Atau---

Daftar dengan E-mail